The Montessori Memorial Preschool

http://www.freewebs.com/gracia_edu
—– Original Message —–
From: Linda Djaffarsah
To: ‘Elizabeth Darini Rulia’
Sent: Friday, March 06, 2009 3:37 PM
Subject: FW: Klemens: Kebenaran yang Tidak Diungkap Media dalam Kasus David Hartanto!

Kebenaran yang Tidak Diungkap Media dalam Kasus David Hartanto!
Share
Today at 12:25
Hari ini (5/3-09) saya dan temen2 SD/SMP yang seangkatan sama David Hartanto (Ming2) kita sama2 main kerumah keluarga Hartanto, sekedar untuk menyampaikan bela sungkawa, serta mencari kebenaran yang sesungguhnya karena kami tahu kalau David tidak akan melakukan hal-hal yang seperti diberitakan oleh media. Disana kami disambut oleh kakak David, dan orangtuanya, kebetulan kami datang bersamaan dengan keluarga besar Hartanto, jadi kami lebih banyak mengobrol dengan kakak David, yaitu William Hartanto, atau dulu dikenal teman2 seangkatannya dengan panggilan Weha.

Semakin lama mendalami kasus ini, makin banyak keanehan yang terbuka, dan untuk adanya pemberitaan yang mulai menunjukkan kebenaran, kami berterima kasih untuk rekan David di NTU yaitu edwin, kami tahu dia mempertaruhkan gelar sarjananya demi mengungkap kebenaran, karena itu kami juga mau membantu menyebarkan kabar yang sesungguhnya.Kejanggalan-kejanggalan yang ada:

1. Munculnya berita bahwa David menyerang Profesor Chan Kap Luk, lalu bunuh diri, padahal tidak ada bekas sayatan di pergelangan tangan seperti yang diberitakan, lalu darimana muncul berita tersebut? Untuk apa dimunculkan berita palsu bahwa David menyayat pergelangan tangannya?

2. Saat keluarga tiba disana senin malam setelah kejadian, keluarga ingin langsung melihat jenazah David, namun dihalangi oleh pihak2 tertentu, dengan alasan sudah peraturan, tentu saja keluarga harus menurut, apalagi saat itu keluarga masih syok. Lalu saat diizinkan melihat kondisi jenazah keesokan harinya, keluarga hanya diizinkan untuk melihat jenazah bagian leher ke atas, sedangkan bagian tubuh yang lain telah ditutupi plastik. Keluarga Hartanto juga telah mengkonfirmasikan ke pihak polisi Singapura, tidak ada luka di bagian pergelangan tangan. Saat itu keluarga Hartanto juga melihat di bagian leher depan (daerah leher dibawah bahu) terdapat banyak plesteran luka.Pertanyaannya. Untuk apa keluarga Hartanto menunggu 1 hari untuk melihat jenazah keluarga kandung mereka sendiri? Mengapa jenazah harus ditutupi oleh plastik? Apakah benar ada peraturan seperti itu? Atau hanya karangan pihak2 tertentu saja untuk menutupi kenyataan? Darimana asal luka di leher? Mengapa jenazah David terlihat berdarah cukup parah di bagian bokong?

3. Saat keluarga tiba di TKP senin malam, karena tidak diizinkan untuk melihat jenazah, keluarga datang ke NTU untuk melihat TKP, namun saat sampai, polisi tidak menemukan satupun bekas darah ataupun police line. Hebat bukan? Hanya dalam waktu sekitar 7 jam sejak waktu kejadian, TKP telah bersih total, adakah alasan untuk buru2 membersihkan TKP?

4. Lalu keluarga datang melihat kamar David, dan apa yang ditemukan? Ternyata semua peralatan komputer yang ada di kamar itu semua MENYALA. Apakah seorang yang mau bunuh diri akan menyalakan semua peralatan komputernya? Bahkan menurut kesaksian seorang teman, account MSN David masih menyala. Apakah hal ini terlihat seperti David mau mengakhiri hidupnya? Bahkan dia masih bermain game online sampai jam 2 pagi di hari kejadian bersama teman yang tadi menjenguk keluarga David.

5. Pada ruangan profesor tertinggal tas David yang biasa dia bawa, dan tebak apa yang dia bawa dalam tasnya? Sebuah handuk dan botol air mineral 1,5 L. (Semua yang mengenal Ming2 pasti tahu, dikelas, sejak SD, Ming2 selalu membawa handuk, bahkan kadang dikalungkan di leher saat berada di kelas, dia juga selalu membawa air minum yang banyak karena mamanya selalu berpesan untuk banyak mengkonsumsi air). Apakah seorang yang mau membunuh, lalu bunuh diri, akan membawa barang seperti itu? Akan jauh lebih mudah untuk membawa sebilah pisau yang besar (lebih besar dari pisau berukuran 10cm yang muncul di TKP, yang entah milik siapa).

6. Keluarga dihalang-halangi saat hendak bertemu dengan Profesor Chan Kap Luk, dengan alasan, saat itu dia sedang di ICU, dan kenyataannya? Hari rabu sang Profesor telah keluar dari rumah sakit. Apakah ada catatan seorang yang menderita luka tusukan parah yang harus masuk ICU, dapat keluar dari rumah sakit dalam tidak sampai 2 hari? Benarkan sang Profesor terluka? Atau hanya membaca koran sambil bersantai di ICU?

7. Saat keluarga ingin bertemu dengan “saksi mata” yang melihat David melompat dari lantai 4, pihak NTU menghalangi dengan alasan hal itu harus dirahasiakan. Oke, kalau begitu, darimana kita tahu kalau benar2 ada orang yang melihat kalau David benar2 melompat, bukannya terjatuh ataupun dijatuhkan orang?

8. Data tentang David dan FYP (Final Year Project) nya telah dihapus dari database NTU. Hanya dalam 2 hari, NTU langsung menghapus data topik FYP yang sedang David kerjakan, adakah alasan khusus dibalik keterburu-buruan pihak NTU untuk menghapus data tersebut? Tidakkah ada rasa ingin mengenang salah satu mahasiswa berprestasinya, alih-alih langsung menghapus data, seakan David tidak pernah kuliah disana?

9. Polisi Singapura menahan Laptop milik David dan akan dikembalikan setelah penyelidikan selesai. Untuk apa?

10. Pisau yang ada di TKP, dilaporkan berasal dari hall 4, itu hasil investigasi? Atau hanya karangan? Seorang teman di NTU berkata bahwa biasanya seorang dosen memiliki pisau kecil di ruangannya yang biasa digunakan untuk memotong buah. Jadi? Itu pisau milik David Hartanto atau Chan Kap Luk?

11. Waktu kejadian adalah sekitar jam 10.45 waktu Singapura hari Senin, apakah tidak terdengar aneh jika hanya sedikit sekali mahasiswa yang ada dan menyaksikan kejadian? Adakah tekanan dari pihak NTU untuk tutup mulut?

12. Senjata yang ditemukan -pisau buah 10cm- ditemukan tanpa gagang, dimanakah gagangnya? Mengapa tidak dilakukan analisa sidik jari? Jelas tidak mungkin menusuk seseorang tanpa menggunakan gagang pisau, jadi entah siapapun yang menusuk siapa, pasti ada gagangnya, namun pemberitaannya belum jelas.

Pemberitaan miring yang disebutkan media pun tidak berdasar, berikut klarifikasinya:

1. David berniat membunuh Profesornya lalu bunuh diri meloncat. Di dalam ruangan tersebut hanya ada David dan Profesor, David telah tiada, dan kesaksian yang bisa didengarkan hanyalah dari Profesor, darimana kita tahu kalau kesaksian tersebut benar? Tanpa bukti2 yang cukup, kesaksian Profesor tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk menyalahkan David.

2. David dikatakan stress karena beasiswanya dicabut, bahkan dia salah sasaran, yaitu mengamuk ke dosen pembimbingnya. Tidakkah hal itu terdengan sangat aneh?
David sangat tahu dengan jelas bahwa beasiswanya diberhentikan karena prestasinya menurun, bukan salah Profesor itu. Pihak keluarga telah diberitahu sejak hari pertama diberitahukan bahwa beasiswanya diberhentikan, dan pihak keluarga menerima, dan mampu untuk membayarnya, David juga bersikap biasa2 saja tentang pemberhentian beasiswanya. Bagi yang mengenal dia, tentu tahu bahwa dia orang yang sangat cuek, hal ini juga dapat dilihat dari post edwin.

3. Dikatakan pula, bahwa David depresi karena tidak mampu menyelesaikan FYPnya. Seorang rekan David disana menyatakan bahwa FYP David hampir selesai. Dia tidak pulang ke Indonesia pada akhir semester lalu, karena ingin berkonsentrasi menyelesaikan FYPnya. Bagi yang mengenal David, apalagi kami teman sekolahnya, tentu tahu, David sejak dulu memang ketagihan game, tapi 1 hal, dia selalu mengerjakan tugas dan PRnya dengan baik, tanpa bantuan orang lain apalagi menyalin hasil pekerjaan orang lain. Jadi, jika dikatakan dia menyerang dosen pembimbingnya karena FYPnya tidak selesai, hal itu benar2 tidak masuk diakal.

4. David diberitakan pula menghilang dari pergaulan selama kurang lebih 1 minggu sebelum kejadian, namun keluarga David tahu yang sebenarnya, David sedang berkonsentrasi untuk menyelesaikan FYPnya, jadi pernyataan bahwa David menghilang dari pergaulan karena sedang depresi dan ingin membunuh itu sangat tidak valid, karena saat itu dia banyak chatting dengan kakaknya, bahkan bermain game online bersama temannya di Indonesia. Terlihat seperti orang depresi yang mau membunuh dosennya? Tidak sama sekali!

Saat ini fakta-fakta yang muncul setelah menyingkirkan pemberitaan media adalah:
1. David meninggal jatuh dari lantai 4, tanpa luka sayatan di pergelangan tangan, dan dengan luka di bagian leher, serta bagian bokong berlumuran darah.
2. Sang Profesor keluar dari rumah sakit dalam 2 hari, tanpa kejelasan dan foto apakah dia terluka atau tidak.
3. Pisau tidak jelas berasal darimana, dan ditemukan tanpa gagang.
4. Pihak universitas menutup-nutupi kejadian ini.Spekulasi dan kemungkinan-kemungkinan:Apakah benar David menyerang profesor saat dia sedang membungkuk menghadap ke layar komputer?
Jika itu benar, maka tidak mungkin saat ini profesor tersebut telah pulang ke rumahnya dalam 2 hari sejak kejadian.Apakah sang profesor tersebut yang justru menyerang David?Tidak tahu, namun jika ya, apa motifnya?
Saat ini santer beredar di Singapura kabar bahwa sang Profesor ingin merebut FYP milik David. Hal ini didukung oleh kesaksian teman David yang mengatakan FYP David hampir selesai.

Apakah mungkin seorang dosen dan Profesor dari universitas terkemuka di negara maju mau merebut FYP milik mahasiswanya sendiri? Apakah ini motif sesungguhnya? Kita tidak tahu!

Apakah ada orang ketiga dalam kasus ini?Kita tidak juga tahu.Ming, saat ini lo udah gak ada, gak ada lagi yang bisa kita lakukan buat lo, selain pulihin nama baik lo, dan menyatakan kebenaran, lo istirahat yang tenang aja disana.RIP, ming.

Kabarkan ini ke teman-teman, saudara, dan copylah tulisan saya ini di blog/forum/facebook/friend ster anda.Salam.Klemens A.

Posted by: alfons | February 5, 2009

4 hari lagi oiii…

hihihi… udah mulai adem panas badan ini. Hm, dari kemaren ribut ngurusin kostum para ibu-ibu among tamu. Susah juga ternyata mengkoordinasi mereka. Ya maklumlah, pengalaman pertama menikah, sekaligus menjadi pengalaman terakhir dong.

Kembali lagi ke ibu-ibu among tamu tadi. Udah dari sebulan yang lalu, aku meminta mereka untuk memilih-milih baju yang bakal mereka pakai nanti pas hari H. Tapi merekanya ogah-ogahan. Giliran aku yang milihin, eh ga cocok. Ihh… sebel banget..

Lalu salah satu dari mereka berinisiatif untuk datang sendiri ke tempat persewaan kostum. Sedangkan yang lain, manut aja katanya.

Akhirnya dapat juga 1 kostum, yang menurut wakil dari ibu-ibu among tamu ini cukup bagus. Okelah, sekarang gantian aku yang manut. Toh aku ga ikutan memakai kostum itu. Trus, dikirimlah kostum yang sudah dipilih itu kerumahku.

Selanjutnya aku kumpulkan ibu-ibu among tamu itu dirumahku, maksudku supaya mereka bisa mencoba kostum yang sudah dipilih tadi, sesuai dengan ukuran badan masing2. Eh… tak kusangka, ada salah satu dari ibu-ibu among tamu itu yang protes, “kok bajunya kusam sih, sapa yang milih ini?” Nah lho, katanya kemaren manut. Kok sekarang protes lagi. Untungnya ibu yang memilih kostum itu dari tempat persewaan juga hadir. Entah apa alasan yang dikemukakan olehnya, aku tidak terlalu mendengar.

Akhirnya, diputuskan bahwa kostum ibu-ibu among tamu diganti lagi. Kembali ke selera asal, yaitu ke kostum yg aku pilihin pertama kali untuk mereka, yang sempat ditolak itu. Huh, ga dari dulu aja sii, ngapain juga dulu ditolak. Kan jadinya aku ga usah repot gini :(

Fiuuh… dasar ibu-ibu yang aneh. Ribet bangeeettt…

Hm… daripada mikirin ibu-ibu yang aneh itu, mending aku mikirin kostumku aja deh. hihihi…

Posted by: alfons | January 29, 2009

Denah Lokasi

ni dia lokasinya… harap diperhatikan baik-baik yaa… daripada ntar nyasar. hehehe


View Larger Map

Posted by: alfons | January 29, 2009

alfons & wawan : undangan pernikahan kami

undangan halaman 1

undangan midodareni

penerimaan sakramen perkawinan

makan-makan oiii....

Posted by: alfons | January 27, 2009

Pengumuman pertama perkawinan-ku

Pengumuman pertamaku tgl 18 Januari 2009 kemaren.

hihihi… lucunya, pas kebetulan aku tugas lektor di gereja Berbah. Parahnya, aku datang mepet banget. Misa mulai jam 07.00, aku sampai di gereja jam 06.53. Hehehe… Langsung aja aku berlari-lari menuju sakresti.  Disana, partnerku bertugas udah stand by. Hm, sekedar informasi, setiap misa mingguan di gereja Berbah, petugas lektornya ada 2 orang. Pembagian tugasnya yaitu Bacaan I & Doa Umat, lalu Bacaan II & Pengumuman. Nah, waktu itu, partnerku udah memegang map Bacaan I & Doa Umat. Otomatis, bagian yang masih tersisa adalah Bacaan II & Pengumuman. Ya udah, aku terima saja bagianku itu.

Lalu kami berdua segera masuk ke gereja dan mengikuti misa. Ketika aku membuka map-ku, dan membaca teks Pengumuman…. wiii, ada namaku disana. hahaha…  Ketika tiba saat membacakan pengumuman itu, aku tidak bisa menahan senyumku….

Berikut ini cuplikan pengumumannya,

Pengumuman Gereja St. Yusuf Stasi Berbah
Petugas Misa ….. dst
Calon Manten
Pengumuman pertama :
Alfonsa Purwaningtiyas Mangesti Rahayu dari Lingk. St. Ignatius Sumber dengan Yakubus Hemawan Suryanto dari Paroki St. Maria Fatima Sragen.
Bagi umat yang mengetahui halangannya, mohon segera melapor pada romo paroki.

Walhasil, temen-temen & tetangga-tetanggaku yang duduk di kursi deretan belakang, pada ketawa-ketiwi mendengarku membaca pengumuman itu. hehehehe…..

Ya maap, lha yo bukan salahku klo aku sendiri yang harus membacakan pengumumanku. Hehehe….

Posted by: alfons | January 21, 2009

18 hari menuju hari bahagia

aaarghhh….
sepertinya stress uda mulai hinggap di pikiranku. hiks :(
ngepack undangan, antar undangan, ngepack souvenir, ngurusin tempat, dekorasi, transportasi, dsb.
ya maklum, smuanya diurusin sendiri. mana bapakku jg malah sakit. haiduh…haiduh… tambah ruwet jadinya…
hm… ko jadi curhat gini, tapi tetep semangatt.. ga boleh menyerah.

Untuk konsumsi…. kemaren, bulek-bulek, bude-bude, mbakyu-mbakyu ngadain rapat dirumah, mereka pada ribut ngomongin tentang konsumsi. Untung aja, aku pas ga dirumah, jadi ga ikutan pusing… hihihi….

Fiuuh, mau nikah aja ko repot bangeet siiy… tapi mungkin ga sebanding dengan rasa bahagia yang akan aku alami. nanti pasti semua keruwetan ini akan hilang berganti dengan rasa lega yg ruaaarrr biasa…. hehehehe

mohon doa restunya yaaa….

Posted by: alfons | January 8, 2009

1 bulan sebelum hari bahagia

Jadwalku minggu ini:

  • bikin run down acara
  • bikin cek list perlengkapan yg diperlukan pada tiap acara
  • cek DP untuk barang-barang pesanan & mencatat biaya yg telah dikeluarkan
  • janjian ketemuan dengan romo yg mengijabkan
  • packing undangan
  • cek daftar undangan & bikin label
  • nyicil kirim undangan

fiuuh… jadwal yg padat ini harus kulakukan sendiri. hiks…
Kekasihku nun jauh diCikarang, cuma bisa bantu dengan doa. siyaal…
Paling-paling ngerjain papiku untuk minta anter kesana kemari,
yo meski tetep aja aku yg jadi sopir, alias mboncengin papiku.
Karena beliau udah sepuh je, 70 th boo… udah pantes jadi kakek. Hehehe…
Makanya itu juga yg jadi salah satu alasan utama aku harus cepat-cepat menikah.

Untung kemaren udah kanonik.. jadi bisa nyicil ayem.
Eh, mohon doa restunya yaa…

Posted by: alfons | January 8, 2009

Kanonik

Merupakan salah satu proses yg wajib dilalui ketika pasangan calon pengantin nasrani akan menikah. Kanonik ini dilakukan setelah semua syarat pendaftaran sudah dilengkapi. Termasuk sertifikat kursus perkawinan. Dalam kanonik ini, pasangan calon pengantin akan diwawancarai oleh romo tentang kesiapan & kemantapan hati masing-masing untuk menikah.

Hm.. kemaren pas kanonik, hari jumat, 2 januari 2009, aku ditanya gini, “Gimana, udah yakin benar mau menikah? apakah kamu uda siap menerima segala sifat, sikap, tingkah laku dari calon suamimu yg jelek2 & buruk2?” Hehehehe…. aku jawab dengan mantap, “Siyaap, romo”

Wah, memang dalam hal yg 1 ini, kita tidak bisa main-main. Aku yakin, pasti setiap orang mempunyai impian bahwa pernikahannya akan langgeng sampai akhir hayat ;)

Hm.. untuk kursus perkawinan, ini merupakan hal yg menyenangkan. Namanya juga kursus, pasti ada unsur materi, pembicara, diskusi, dan peserta tentunya. Jadi materi yg diberikan pada kursus ini, antara lain yaitu Kerohanian, Ekonomi Keluarga, Psikologi Keluarga, Keluarga Berencana & Kesehatan Keluarga, dan juga Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Sangat menarik bukan? Dalam waktu 3 hari, kami berdua disuguhi diskusi, pelatihan, dan cerita-cerita menarik terkait dengan materi yg diberikan.

Bagiku, topik yg paling menyenangkan yaitu “Ekonomi Keluarga” & “Keluarga Berencana & Kesehatan Keluarga”. Hehehe.. asik juga dengar cerita dari beberapa pasangan suami-istri yang sudah puluhan tahun menikah. Mereka berbagi pengalaman tentang kehidupan rumah tangganya, khususnya tentang pengaturan keuangan dlm keluarga. Ini jadi bekal buat kami. Juga tetang cara penghitungan masa subur. Hehehe… ada triknya juga lho, klo ingin punya anak cewek atau cowok. mau?? …

Kesimpulannya, dari setiap proses yg harus kami lalui itu, adalah saat-saat yg menyenangkan. Meski kadang ruwet dan stres juga, mau nikah aja kok ribet banget. Hehehee… tapi akhirnya setelah semua selesai. Legaaa… Apalagi setelah kanonik juga beres. Akhirnya aku jadi kawin jugaaa!!!…. hahahaha

Posted by: alfons | January 3, 2009

poto pre wedding

Dijadwalkan 2 hari saja, sabtu & minggu.
Hanya 3 hari sebelumnya aku baru dapet kepastian dari adekku,
sebagai potograpernya sekaligus sebagai pengarah gaya
sekaligus sebagai desainer undangan sekaligus sebagai…. hahaha…
(banyak sekali job desc-mu dek… sori yoo uda ngrepotin, upahmu besar disorga wes)

ok, langsung kuhubungi personil2 yg bakal terlibat, antara lain modelnya juga hahaha… untung saja, jadwalnya pas dengan kepulangan model pasanganku sekaligus masku sekaligus calon suamiku.

Jumat malam, potografernya datang, kujemput di Stasiun Tugu.
Melewati rute yg biasa kutempuh, dr Gejayan – Selokan – Bunderan UGM – Kotabaru – Tugu, aku ga sadar, klo saat itu di seputaran bunderan UGM itu baru saja terjadi angin puting beliung.
Hehehe… untung aja, pas aku lewat udah reda.
Akhirnya, sampai di Tugu dengan selamat trus langsung pulang ke rumah.
Malam itu juga, kami berdua merancang konsep & tema foto, termasuk lokasi yg diinginkan.

Sabtu pagi, model pasanganku datang. Hehehe… kangen-kangenan bentar, abis itu langsung hunting lokasi pemotretan. Pagi itu lumayan cerah. Setelah dapat beberapa lokasi, trus pulang, mandi, dan sarapan.
Penginnya siiy langsung foto2 aja… eh, lha kok malah ujan… hiks…
Ya wes, terpaksa ditunda besok pagi. Duh, deg-degan juga.
Waktunya mepet banget, karena besok sore, model pasanganku harus balik ke Cikarang lagi, ngantor boo. Piye ki, klo ujan trus… mosok udan2 rek??..

Sabtu malamnya, kita siapin barang2 yg bakal dipake utk foto. (Weleh, koyo arep neng ndi wae. hehehe…) Maksutku, biar besok bisa lebih cepat berangkat gitu. Abis cuaca mendung2 trus kayak gini, bikin kuatir je.

Minggu pagi, cuaca masih mendung. Kami berangkat pagi2, jam 6 boo. Langsung menuju lokasi pertama.
Di area persawahan desa Jeragung. Ni dia beberapa hasilnya…Awas hati-hati jalannya..

Eh ada apa'an nii... sawah nan hijau membentang

Setelah itu ke lokasi kedua, Kali Opak di desa Sumber Kidul.

mengalir sampai jauuuh....

Hm… hasilnya bisa dilihat di frensterku

Jembatan ini juga di atas Kali Opak

Fiuuh… akhirnya selesai juga.
Mana model pasanganku sempat bad mood, gara2 nungguin orang yg ada di kebun tales itu, lama ga pergi2 orangnya.
Hahahaha…

Posted by: alfons | December 5, 2008

Cek kesehatan pra nikah

Ceritanya, kmrn aku abis cek kesehatan di Puskesmas dekat rumahku (Berbah red.), dalam rangka memenuhi persyaratan pernikahan catatan sipil.
Awalnya sii ogah-ogahan. Mana aku rada ngeri juga sama yg namanya jarum suntik. hiiiyy… Tapi berhubung ditemani oleh calon suami tercinta, jadinya ga takut lagi. ternyata asyik juga kok. hehehe….

Jadi gini…
Pertama kali daftar di bagian pendaftaran. Syarat pendaftarannya adalah surat pengantar dari Kelurahan.
Bapak petugas pendaftaran mencatat dataku & data calon suamiku,
setelah itu menjelaskan ruang-ruang yang harus kami masuki untuk proses pemeriksaan nanti.
1. ruang BKIA
2. Laboratorium
3. ruang dokter gigi
4. ruang konsultasi Psikologi
5. ruang dokter umum
Waduh, lengkap sekali…jangan-jangan bayarnya mahal niiy, seruku dalam hati.
“Ok, untuk biayanya Rp 65.000, dibayar disini aja mbak,” kata bapaknya.
Wew, ternyata cuma Rp 65.000. Berarti itungannya lumayan murah dong, untuk 5 macam pemeriksaan.
hehehee…

Hmm… mari kita lihat kedalam tiap-tiap ruangan.
Ruangan 1 : BKIA
Diruangan ini, cuma aku yang boleh masuk. si dia menunggu diluar deh.
Suster mencatat dataku, termasuk menanyakan kapan haid terakhirku.
Setelah itu, beliau langsung mengeluarkan senjata andalannya…
Wadaoo… ini yg kutakutkan…. jarum suntik… hiiy…
Sempat tegang juga pas susternya mulai menyuntikkan vaksin TT itu ke tanganku, tapi aku berusaha untuk rileks. Fiuuh…

Ruangan 2 : Laboratorium
Kami boleh masuk berdua. Tapi ternyata yang dicek darahnya cuma aku.
Lagi-lagi berurusan dengan jarum suntik. Fiuuh… kali ini jari manisku yang ditusuk.
Sudah dapat data HB-ku dan golongan darahku, lanjut ke ruang berikutnya.

Ruangan 3 : Dokter Gigi
Wii.. kayak apa ya? Seumur-umur baru kali ini aku periksa gigi.
Maklum, dari bayi sampe gede begini, aku gak pernah sakit gigi.
Gigiku boleh dikatakan cukup bagus dan kuat.
Gak nyombong sii, tapi susternya bilang gitu juga lho.
Akhirnya susternya cuma mbersihin karang gigiku.
Karena emang dari bayi gak pernah dibersihin. Hehehe…
Tuk..tuk..tuk.. Aneh rasanya, susternya nukang di mulutku niiy…
Hmm, si dia juga diperiksa lho.
Tapi berhubung 3 bulan yang lalu si dia baru cabut gigi, 6 sekaligus bo..!!
Ya udah, akhirnya cuma dilihat-lihat aja oleh suster yg satunya.

Ruangan 4 : Konsultasi Psikologi
Diruangan ini, kami diwawancarai oleh mbak2 psikolog.
Mbaknya ramah dan menyenangkan. Gak seperti wawancara kerja ko,
ini lebih santai dan rileks. Pertanyaannya seputar kisah cinta kami.
Ceile…suit..suitt… ya gitu deh. Antara lain:
1. Apa alasan kalian ingin menikah?
2. Apa siiy yang menarik dari pasanganmu?
3. Dulu proses ketemunya gimana?
4. Gimana sifat-sifat pasanganmu? Banyak cocoknya atau gak cocoknya?
5. Permasalahan apa yang sering terjadi? Seberapa sering marahannya?
6. Ada gak permasalahan yang masih mengganjal di hati sampai sekarang?
7. Jadi? udah mantep belum?
8. …. dsb ….

Ini bagus menurutku, dari wawancara ini, hmm… sebenarnya gak tepat juga
kalau disebut wawancara, lebih kepada sharing dan diskusi aja.
Dari sharing ini, mbak psikolog itu memberi kami masukan-masukan juga
nasihat-nasihat untuk beberapa masalah yang kami hadapi.
Trimakasih mbak…

Ruangan 5 : Dokter Umum
Pertama-tama aku ditensi oleh suster, hasilnya tekanan darahku normal.
Lalu kami berdua bertemu dengan dokternya.
Cuman ditanya biasa aja, karena gak ada keluhan apa-apa.
Malah dokternya nanya tetang kursus pernikahan.
Ceritanya, putri beliau juga mau nikah dalam waktu dekat ini.
Setelah ngobrol-ngobrol sebentar tetang kursus pernikahan itu,
ya udah, langsung aja beliau tanda tangan di surat kesehatan kami berdua.

Hm.. dari seluruh rangkaian cek kesehatan itu, aku puas.
Selain udah ikut menyukseskan program pemerintah, juga dapat pengetahuan dan
pengalaman baru. Khususnya pas periksa gigi itu… hehehe….

Akhir kata, jangan takut untuk cek kesehatan pra nikah, karena ini menyenangkan.
Bulan depan, aku harus suntik TT lagi. Vaksinasi lanjutan, kata dokternya.

Older Posts »

Categories